Tingkatkan Mutu Kampus, IAIN Lhokseumawe Bekerjasama dengan LPM IAIN Surakarta

Tingkatkan Mutu Kampus, IAIN Lhokseumawe Bekerjasama dengan LPM IAIN Surakarta

Lhokseumawe – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Lhokseumawe bekerjasama dengan LPM IAIN Surakarta, Jawa Tengah laksanakan workshop Auditor Mutu Internal Perguruan Tinggi (AMI-PT) dan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) untuk peningkatan mutu IAIN Lhokseumawe, Selasa (16/7) kegiatan akan berlangsung selama 3 hari kedepan mulai tanggal 16-18 Juli mendatang dilaksanakan ruang senat kampus setempat.

Wakil Rektor I IAIN LHokseumawe Dr. Syahrizal, Ph. D saat sambutannya mengatakan pihaknya sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini, menjadi sebuah terobosan terbaru¬† untuk melahirkan ide-ide dan gagasan yang selangkah lebih maju guna peningkatan mutu kampus, “kami sangat mendukung kegiatan yang arahnya¬† perbaikan kualitas, juga untuk meningkatkan kapasitas mutu kampus menjadi terus ter-upgrade yang seperti diharapkan,” tuturnya memberikan arahan dan membuka kegiatan itu.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Alhusaini M. Daud, MA yang diwakili oleh Rosimanidar, M. Si menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan kedua kalinya dilaksanakan sedangkan pelaksanaan pertamanya telah dilaksanakan pada tahun 2018 lalu. “Ini akan menjadi kegiatan rutinitas tiap tahunnya, dan tahun ini adalah tahun kedua dilaksanakan kegiatan seperti ini, dengan menghadirkan pemateri juga praktisi dibidangnya” tuturnya.

Tingkatkan Mutu Kampus, IAIN Lhokseumawe Bekerjasama dengan LPM IAIN Surakarta

Menurutnya kegiatan seperti ini harus dijadikan sebagai sebuah modal awal untuk muhasabah dan perbaiki diri. Ini sebagai upaya terus mendongkrak untuk meningkatkan kualitas mutu kampus IAIN Lhokseumawe dengan tujuan berkesinambungan untuk perbaikan dan melihat tingkatan kinerja guna melahirkan program-program yang berkualitas, ujarnya.

Workshop dibekali langsung oleh Dr. Muh. Nashiruddin, M.A., M. Ag dan Dr. Lukman Fauroni, M. Ag dari IAIN surakarta. Sementra itu, peserta kegiatan adalah mereka yang ditunjuk langsung oleh setiap jurusannya, nantinya mereka akan dibekali tentang bagaimana menuliskan temuan akar permasalahan, tindakan, pencegahan hingga tahap penyelesaian temuan permasalahan. (AR)