Perpustakaan IAIN Lhokseumawe Peringati Hari Kunjung Perpustakaan

www.iainlhokseumawe.ac.idHari kunjung Perpustakaan Nasional diperingati serentak seluruh Indonesia setiap tahun yang jatuh pada tanggal 14 September. Peringatan tersebut dalam rangka mengingatkan akan pentingnya semangat literasi.

Peringatan momentum tersebut, Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe turut andil memeriahkan kegiatan tersebut dengan ikut melaksanakan kegiatan hari kunjung perpustakaan, dengan mengusung tema “Implementasi Perpustakaan sebagai pusat literasi di era digitalisasi” yang di gelar di aula lantai 3 gedung perpustkaan.

Kepala UPT. Perpustakaan IAIN Lhokseumawe, Dr. Nurjannah, M.IP, menyebutkan tujuan kegiatan ini sebagai bentuk motivasi masyarakat terutama di lingkungan kampus IAIN Lhokseumawe untuk membaca buku dan mengakses berbagai sumber pengetahuan.

“Pentingnya kesadaran literasi dan promosi perpustakaan merupakan langkah awal untuk mengingatkan semua akan pentingnya peran perpustakaan sebagai epicentrum khazanah keilmuan dengan berbagai referensi.” Tuturnya.

Berbagai agenda kegiatan dirangkai dalam rangka memeriahkan hari kunjung pustaka tahun 2023.

“Hari kunjung pustaka dikemas dengan berbagai kegiatan diantaranya pemberian penghargaan kepada kepada pengunjung terbanyak dan peminjam buku terbanyak baik dari kalangan dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa serta penghargaan kepada pustakawan atas pengabdiannya di Perpustakaan IAIN Lhokseumawe,” ungkap Ka. UPT. Perpusatakaan IAIN Lhokseumawe.

Mereka yang mendapatkan penghargaan sebagai pengunjung terbanyak dan peminjam buku terbanyak di Perpustakaan IAIN Lhokseumawe dari unsur dosen adalah Nur  Anwar, M.Pd (dosen FTIK), dari unsur Tendik diraih oleh Hamidansyah, MA, sedangkan dari unsur mahasiswa diraih oleh Siti Muzalifah dari Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), pemberian penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. Danial, M.Ag.

Dr. Nurjannah juga menyebutkan kriteria yang menjadi penilaian adalah jumlah terbanyak kunjungan ke Perpustakaan yang dilihat selama setahun sesuai statisti absensi masuk ke Perpustkaan.

“Untuk peminjam buku terbanyak kami nilai dari jumlah banyaknya bahan bacaan berupa buku yang dipinjam selama 1 tahun sesuai statistik peminjaman,” sebutnya. (AR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *