Implementasi MBKM, IAIN Lhokseumawe Gelar Workshop Sinkronisasi Kurikulum

www.iainlhokseumawe.ac.id – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Dr. Danial, M.Ag membuka secara resmi pelaksanakaan workshop sinkronisasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pada Rabu sore (25/05/2022). Berlangsung di hotel Hermes Palace, Banda Aceh.

Kegiatan yang bertemakan “Melangkah dan bergerak bersama mewujudkan merdeka belajar, kampus merdeka IAIN Lhokseumawe”  dilaksanakan selama tiga hari mendatang, mulai tanggal 25 – 27 Mei 2022. Peserta diikuti oleh para pimpinan tingkat fakultas sampai gugus kendali mutu ditiap fakultas, serta menghadirkan narasumber Dr. H. Muhammad Fakhri Husen, S.E, M.Si dari UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan bahwa, esensi dan substansi dari merdeka belajar, kampus merdeka terletak pada diri pendidik terlebih dahulu merdeka dari berbagai hal yang dapat menghambat motivasi dalam pendidikan.

“Merdeka secara intelektual, merdeka secara spiritual dan merdeka secara emosional merupakan pondasi utama mewujudkan kampus merdeka,” tutur Rektor.

Di samping itu, kegiatan ini penting dilaksanakan karena beberapa arah kebijakan pendidikan tinggi sekarang adalah perlu penerapan pembelajaran kampus merdeka dan memberikan pedoman pemahaman bagi para dekan, wakil dekan bidang akademik, ketua dan sekretaris prodi tentang konsep merdeka belajar – kampus merdeka.

“Dalam rancangan draf kurikulum MBKM ini agar melahirkan pemikiran yang kontrukstif yang disesuaikan dengan zaman, di samping itu, Rektor juga menegaskan agar kurikulum ini dapat segera diimplementasikan pada perbelajaran sementer ganjil tahun 2022.” Ungkap Rektor.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Wakil Rektor I, Dr. Iskandar, M.Si, ia mengatakan rangkaian kegiatan ini dalam rangka menyiapkan peningkatan pemahaman dalam konsep pembelajaran MBKM.

Kegiatan ini dirancang guna melahirkan draf kurikulum MBKM yang sudah tersinkronisasi, “ini adalah langkah awal dalam penyatuan ide dan gagasan untuk sinkronisasi kurikulum yang selanjutnya akan langsung diimplementasi pada program studi di IAIN Lhokseumawe,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa penyusunan kurikulum MBKM ini merupakan kurikulum yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Hal ini juga sejalan dengan Undang-undang yang berlaku. Ujar Warek I.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Zulfikar Ali Buto, MA, dalam laporan kepanitiaan menyebutkan pelaksanaan kegiatan ini adalah harapan bagi kemashalatan mahasiswa yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Hasil review kurikulum telah dilakukan di masing-masing jurusan dan juga ditingkat fakultas. Kurikulum saat ini harus memberikan terobosan baru dan kita mengharapkan output-nya lahir rancangan kurikulum yang dapat langsung dapat diterapkan. Pinta ketua LPM (AR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *